
Aku memandang jauh ke awan di atas langit-langit impian... Hati bertanya apakah aku juga mampu memetik bintang nun jauh disana... Sayap aku tak punya.. bagaimana caranya??? Beribu tanya bergelayut dalam dada.. Akan akhir dari sebuah cerita yg tak aku mengerti apa dan bagaimana akhirnya... gak ada penjelasan.. gak ada petunjuk ampe sekarang... atau aku yg kurang pandai "membaca" atas apa yg terjadi.. Hmmm... sebenarnya aku tetap pada keyakinan yg dulu.. belum berubah dan belum tergoyahkan.. dan tiang-tiang hati ku masih tegak "berdiri" mengalahkan guncangan-guncangan disekeliling nya... Rabb ku... terus buat keyakinan itu tetap tegak berdiri.. tetap kuat dan tak goyah diterpa semua godaan yg ada.. Aku tau Kau telah menuliskan "cerita" ku di Lauhul Mahfudz Mu.. adalah sesuatu yg baik buat diri hamba Mu ini... Sekarang mungkin aku belum tau apa yg akan terjadi di esok hari.. Tapi tak salah punya harapan.. Kata seorang teman dalam sebuah catatannya.. Seseorang menanam pohon di hari ini, adalah karena dia punya harapan di esok hari.. Begitupun diriku.. Harapan selalu kutanamkan.. Karena Yakin keberadaan Mu... Karena yakin Kekuasaan Mu... Karena yakin akan Qada dan Qadar Mu.. Inilah munajat ku... seorang hamba yg menadahkan kedua tangannya, menghiba dan berharap penuh akan takdir baik dalam hidupnya... Amien..
Jum'at, 21.45
Tidak ada komentar:
Posting Komentar